NonFiksi
Menelusuri Taman-taman Mahabbah Shufiyah
Almaut adalah cinta sejatinnyang menelanjangimu di gurun waktu Membuka seluruh pakaian dan melemparkannya ke dalam keheningan syahdunnnnSenandung kecapi mengiringi kerinduan cinta sang kakasih Bila datang cinta sejati melalui gerbang waktunnnnMenyanyikan genderang yang gemuruhnya bagaikannnpeperangannnGenderang maut adalah pernyataan bersiaplah untuknnberangkatnnnnTiada lagi saat-saat penundaan meminta penawarannnKetika pintu gerbang telah terbuka dan kitabmu telah dikatupnnSiapa ingin mengisak-isak diri, ber isaklah Siapa ingin menyesali waktu, bersesallah Karena pintu-pintu waktu segera ditutup Semua gerak kesalehan terbang melintasi 'Arasynnnnmenyebar harumnya surgawiKerinduan berjumpa sang ridha, dalam cahaya-cahayannkeindahannnKetika genderang kematian ditabuhnnengkau memandang ayunya sang kekasih Lalu berpelukan dalam keagungan cahaya kemesraan
| B02185 | Tersedia | ||
| B02673 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain