Text
Kujemput Engkau di Sepertiga Malam: Sebuah Kisah Pergulatan Batin
Sinopsisnn-------nnBertualang di malam-malam yang gemerlap. Aku telanjang.nnLalu datang membawa rasa malu karena ketelanjanganku di hadapan-Nya.nnPun demikian, proposalku kepada Allah belum beranjak. Aku tetap berharap agar Dia membantu menyelesaikan kerumitan hidup yang superdahsyat ini, karena dalam perkembangan segala persoalan, aku makin berantakan. Kusut. Dan sendirian.nnAku memang menipu dunia. Penipu? Ya, bacalah tipuanku itu.nnMaka kini, aku membongkar siang. Berjuang tinggalkan beragam kepentingan harta, takhta, kuasa, yang membelitku. Riuh cemasku menyadari, di mata dunia, aku akan jadi manusia gagal. Rubuh tubuh yang merasa tangguh ini dalam sujud di malam-malam yang hening. Aku menanti pertolongan demi pertolongan-Nya tiba.nnAh, dapatkah kujaga setia pada malam, dalam gelora rindu kepada-Nya?nnnnENDORSEMENT:nn----------nnTerdengar kepak sayap malaikat saat membaca tulisan seorang artis yang mengaku kembali menemukan Islam dalam lorong panjang kegelapan dan memutuskan berhijrah, bukan sekadar berhijab. Mengharu-biru dan sekaligus menggetarkan!nnDr. H. Nadirsyah Hosen, LLM, MA (Hons), Ph.D., Dosen Senior Fakultas Hukum University of Wollongong dan Rais Syuriah Nahdlatul Ulama Australia-New ZealandnnnnBacalah buku ini, agar senantiasa merasa ingin dan ingin terus dekat dengan Allah.nnOki Setiana Dewi, Artis , Pembicara Muslimah, Penulis buku best seller Cahaya di Atas CahayannnnBacaan yang ringan dari kisah personal namun sarat pesan berharga yang universal, sebuah buku yang bermanfaat. Insya Allah.nnSandrina Malakiano, Deputy CEO PolMark Indonesia Inc. , Presenter TVnnnnBuku ini penuh warna, lika-liku, dan jatuh-bangun. Sebuah memoar indah tentang perjuangan kembali kepada Allah. Its such a very recommended book!nnMuhammad Assad, ., Pengusaha, Pembicara publik, Penulis buku best seller Notes From QatarnnnnInayah itu didamba semua orang, tapi rasanya sangat terbatas yang mendapat kepercayaan-Nya. Peggy berbagi perjalanan di lorong sunyi itu dalam buku terbarunya, yang amat sayang jika dilewatkan.nnH. Ilham Bintang, Pemimpin Redaksi Tabloid Cek dan Ricek
| B00121 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain